Dampak Perkembangan Teknologi


siang malam ku selalu menatap layar terpaku
untuk online online online online
jari dan keyboard beradu pasang earphone denger lagu
aku online online online online
(Lirik lagu Saykoji-Online)
Kutipan lagu ciptaan saykoji tersebut yang berjudul online telah memberikan gambaran bahwa di zaman modern ini siang-malam setiap orang tidak bisa terlepas dari IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Baik itu di rumah, di sekolah, di kantor maupun dimana saja mereka berada sekarang ini hampir semua orang berhadapan dengan teknologi. Seiring perkembangan zaman, teknologi  mengalami kemajuan pesat. Contohnya remaja saat ini dianjurkan bisa mengikuti kemajuan teknologi, karena dengan menguasai teknologi remaja mendapatkan berbagai manfaat positif seperti, komunikasi tanpa batas dan akses terhadap IPTEK. Pengaruh teknologi bagi remaja sangatlah diperlukan karena banyak sekali manfaat kemajuan teknologi di zaman sekarang. Contohnya handphone (telepon genggam) yang diciptakan berbagai model dan sangat beragam kegunaannya, padahal fungsi utamanya adalah sebagai alat komunikasi. Selain itu, komputer yang diciptakan saat ini semakin canggih, padahal di zaman dulu belum ada komputer yang setipis laptop (komputer jinjing), bahkan baru-baru ini muncul komputer yang lebih tipis dari laptop yaitu PC tablet (komputer lengkap yang seluruhnya berupa layar sentuh datar).


Awalnya,  komputer diciptakan untuk memudahkan pengerjaan tugas kantor atau tugas sekolah maupun tugas lainnya yang membutuhkan komputerisasi (pemakaian komputer sebagai alat bantu penyelesaian tugas). Akan tetapi, seiring perkembangan zaman komputer terus berinovasi. Disamping itu, setelah diciptakan komputer, lahirlah internet. Padahal, dulu hanya orang–orang tertentu yang dapat memakai internet, namun seiring menjamurnya warung internet setiap orang pun dapat menggunakan internet kapanpun.


Seiring berkembangnya zaman, internet pun mengalami kemajuan. Dulu orang mengakses internet lewat komputer, sekarang internet dapat diakses melalui handphone. Hal ini semakin memudahkan kita dalam mengakses internet. Internet memang diciptakan untuk memudahkan kita dalam mencari informasi atau data melalui web (istilah lain situs di dunia internet). Dengan internet, remaja juga dapat melakukan hal-hal  positif. Salah satunya yaitu pendaftaran SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Dengan begitu remaja tidak harus mendatangi perguruan tinggi yang dituju namun dapat melakukan pendaftaran secara online (terhubung dengan internet).


Memang saat ini teknologi sedang berkembang pesat, namun justru remaja malah menyalahgunakan teknologi. Seperti kamera pada handphone dan menjamurnya warung internet. Awalnya kamera diciptakan untuk mengabadikan gambar atau momen penting, namun saat ini remaja menggunakan kamera bukan sebagaimana mestinya. Warung internet awalnya dibuat untuk memudahkan kita dalam pencarian informasi penting, namun saat ini remaja menyalahgunakan fungsi warung internet untuk mencari dan mengunduh (mengambil data melalui internet) gambar atau video porno. Zaman dulu, video porno hanya dapat ditonton dengan menggunakan VHS (alat penyimpanan video berupa pita magnetik analog, muncul pada tahun 1976). Setelah kemunculan VHS, pada tahun 1978 media penyimpanan video dikembangkan dari awalnya pita menjadi cakram optik dan muncullah Laserdisc (alat penyimpanan video berupa cakram optik analog). Kemudian pada tahun 1980-an dikembangkan lagi menjadi VCD (alat penyimpanan video berbentuk cakram digital) dan terus dikembangkan menjadi DVD (media penyimpanan video berbentuk cakram digital modern). Seiring kemajuan teknologi, media penyimpanan data berkembang menjadi memory card (media penyimpanan data berupa kartu memori), saat ini remaja dapat menonton video melalui handphone yang memiliki memory card. Selain melalui handphone, remaja dapat mengakses situs porno melalui Warung Internet. Kebanyakan remaja berlama-lama di Warung Internet untuk mendapatkan gambar ataupun video porno dengan cara mengunduh. Sangat disayangkan, bila saat ini banyak warung internet tidak memasang aplikasi penyaring situs porno, hal ini membuat remaja lebih leluasa dalam mengakses situs-situs porno.


Saat ini banyak remaja sering menonton video porno. Mereka beralasan, menonton video porno hanya untuk membuktikan rasa keingintahuan mereka akan hal–hal yang tidak dipelajari di sekolah.. Akan tetapi, setelah mereka menonton, timbullah rasa ketagihan yang akhirnya mereka pun ingin menontonnya terus-menerus. Tentu perilaku ini sangat merugikan remaja itu sendiri, karena waktu yang mereka miliki banyak terbuang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Padahal, usia remaja adalah usia yang sangat produktif namun sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk pengaruh negatif teknologi. Menurut psikolog, sering menonton video porno membuat remaja cenderung akan selalu berpikiran kotor. Akibatnya saat ini banyak aksi pemerkosaan yang dilakukan remaja. Selain itu, waktu luang yang dimiliki remaja hanya dihabiskan untuk berkhayal, sehingga remaja sering bermalas-malasan jika diperintah orang tua. Remaja yang menonton video porno juga sering menyepelekan belajar, sehingga remaja lambat dalam menerima pelajaran. Perilaku tersebut menunjukkan kemajuan teknologi yang bertolakbelakang dengan tujuan awal diciptakannya teknologi.


Seharusnya remaja berpikir untuk masa depan yang cerah bukan masa depan yang suram. Akan tetapi, saat ini remaja cenderung lebih memikirkan kenikmatan sesaat dibandingkan memikirkan masa depan yang cerah. Hal ini seharusnya mendapatkan perhatian yang serius dari pihak sekolah ataupun orang tua. Kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua pun dibutuhkan, demi terciptanya masa depan yang cerah bagi remaja. Pihak sekolah seharusnya menyikapi permasalahan ini dengan cekatan. Pelajaran tentang agama dan moral juga seharusnya ditambah jam pelajarannya, karena saat ini di sekolah-sekolah kedua pelajaran tersebut hanya diberikan selama dua jam pelajaran dalam seminggu. Kondisi ini membuat remaja kurang mendapatkan pelajaran tentang agama dan moral. Selain itu, pelajaran agama dan moral di sekolah hanya sebatas teori, remaja belum bisa mengaplikasikan dikehidupan sehari-hari. Seharusnya pihak sekolah terutama pengajar sudah sepantasnya selalu memberikan contoh perilaku positif kepada siswa agar terbiasa melakukan hal-hal positif. Disela-sela kegiatan belajar mengajar juga guru hendaknya memberikan pencerahan kepada para siswa agar siswa terhindar dari penyalahgunaan teknologi.


Selain dari pihak sekolah, peranan orang tua pun sangat diperlukan. Seharusnya antara pihak sekolah dan orang tua perlu adanya kordinasi. Akan tetapi, kenyataannya pihak sekolah dan orang tua kurang kordinasi. Seharusnya pihak sekolah melakukan kordinasi dengan mengimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi putra-putrinya. Jangan sampai orang tua lengah dalam mendidik remaja hanya karena urusan karier semata. Banyak remaja yang merasa dirinya kurang mendapat perhatian dari orang tuanya, sehingga remaja jarang di rumah dan lebih sering di luar rumah. Kegiatan yang biasa dilakukan remaja di luar rumah adalah berkumpul bersama teman bermainnya. Dari kumpul-kumpul inilah awal mulanya  kebanyakan remaja menonton video porno untuk pertama kalinya, biasanya media yang digunakan yaitu handphone milik temannya dan dampaknya remaja tersebut menjadi ketagihan. Untuk mencegahnya, seharusnya setiap orang tua perlu adanya perhatian khusus terhadap remaja. Orang tua seharusnya selalu memberikan spirit (semangat) kepada remaja, agar remaja selalu merasa diperhatikan dan didukung orangtuanya.


Remaja sering dikaitkan terhadap perilaku menyimpang seperti menyalahgunakan teknologi ini. Akan tetapi, tidak semua remaja serendah yang kita pikirkan. Masih banyak remaja yang menyikapi dengan baik adanya teknologi. Salah satu contoh remaja yang menyikapi dengan baik adanya teknologi, baru-baru ini remaja yang berasal dari Sekolah Alam Bandung mampu menciptakan situs jejaring sosial layaknya facebook. Remaja yang mampu menciptakan situs jejaring sosial islami “SalingSapa” ini bernama Muhammad Yahya Harlan. Remaja berusia 13 tahun dan masih duduk di kelas 1 SMP ini telah menunjukkan pada dunia bahwa remaja Indonesia mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal positif. Berkat kerja kerasnya, Yahya pun menjadi terkenal dan jejaring sosial miliknya pun banyak dikunjungi. Situs jejaring sosial “saling sapa” ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan situs jejaring sosial lainnya. Kelebihan Salingsapa adalah memiliki berbagai konten islami, seperti fitur Al-Quran (di fitur ini kita bisa dipandu agar membaca Al-Quran secara baik dan benar), fitur khazanah (fitur ini berisi tentang dakwah islami), dan fitur radiosalingsapa (radio yang berisikan siaran islami). Mungkin selain Muhammad Yahya Harlan masih banyak remaja lainnya yang telah memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif. Untuk selanjutnya, remaja sekarang hendaknya mencontoh dari Muhammad Yahya Harlan yang mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif.


Layaknya pisau, kemajuan teknologi itu jika dimanfaatkan untuk hal-hal positif akan menguntungkan remaja. Banyak manfaat yang berasal dari kemajuan teknologi. Akan tetapi, remaja justru menyalahgunakan teknologi untuk hal-hal negatif yang akan menimbulkan kerugian bagi remaja sendiri. Sesungguhnya adanya kemajuan teknologi di negeri kita tidak disalahkan, namun remaja yang salah menyikapi kemajuan teknologi untuk hal-hal negatif. Untuk itu, mari kita sambut perkembangan teknologi yang pesat ini dengan pikiran dan perilaku positif. Insya Allah, jika kita menyambutnya dengan baik, maka akan membuahkan hasil yang baik pula bukan?

Artikel Terkait



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda. Mohon untuk tidak berkomentar yang bernada SPAM dan berbau p*rn*.

Cari Artikel

Memuat...

Archives