Merawat USB Flashdisk

USB FLASHDISC
Beberapa hal yang menjadi karakteristik flashdisk yang mungkin perlu diketahui (murni USB Flashdisk, bukan MP3/MP4)

- USB flashdisk hanya bisa aktif jika ada arus listrik yang bisa diperoleh melalui port USB.
- Beberapa flashdisk memerlukan arus atau daya listrik yang lebih besar dibanding lainnya, sehingga kadang harus ditancapkan langsung di port mother board (tanpa kabel sambungan dan bukan port di depan) agar bisa terdeteksi.
- Flashdisk tidak bisa terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang, karena biasanya arusnya kurang kuat.
- Flashdisk memiliki umur/masa pakai, misalnya 100 ribu baca/tulis atau ketahanan sampai 10 tahun.
- Kecepatan akses membaca lebih cepat daripada menulis di flashdisk. Misalnya membaca 16 MB/detik sedangkan menulis 4 MB/detik (satu dan lainnya berbeda-beda).
- File sistem yang biasa digunakan adalah FAT atau FAT32, karena bisa diakses hampir di mana pun yang men-support USB port. Meski bisa diformat sesuai dengan tipe sistem operasi, seperti NTFS.
- Defragment file di flashdisk tidak diperlukan dan tidak berpengaruh ke kecepatan akses, karena flashdisk menggunakan memori tipe Random Akses.

Bagaimana mengamankan data di dalamnya?
Satu-satunya jalan sepertinya dengan meng-enkripsi data yang ada di flashdisk. Meskipun saat ini ketika membeli flashdisk disertakan software yang bisa mengunci (lock), tapi tetap bisa dibuka di komputer yang tidak ada software tersebut. USB flashdisk kemungkinan tidak rusak meski terkena air atau bahkan terendam, asal sebelum dipakai dikeringkan terlebih dahulu.

Tips Menggunakan Flashdisk agar Lebih Awet

- Jangan menyimpan file-file yang sangat banyak ke dalam flashdisk, jika memungkinkan lebih baik di zip. Karena semakin banyak menyimpan file maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak, sehingga umurnya juga cepat berkurang.
- Jika tidak begitu penting, hindari mengedit langsung dari flashdisk. Alternatifnya copy data di komputer, kemudian di edit dan setelah selesai baru kembali di copy ke flashdisk.
- Jika tidak dipakai/digunakan, lepas flashdisk dari komputer.
- Usahakan selalu melepas flashdisk dari komputer melalui "Safety Remove Hardware" dan hindari langsung melepas ketika sedang dalam proses membaca/menulis, karena bisa saja rusak akibat arus listrik.

Artikel Terkait



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda. Mohon untuk tidak berkomentar yang bernada SPAM dan berbau p*rn*.

Cari Artikel

Memuat...

Archives