Perbandingan Hasil Belajar Matematika yang Pembelajarannya Menggunakan Metode Collaborative Learning dan Metode Ekspositori


ABSTRAK

Skripsi Lengkap Klik : Disini


Habibullah, Ahmad 2012. Perbandingan Hasil Belajar Matematika yang Pembelajarannya Menggunakan Metode Collaborative Learning dan Metode Ekspositori Pada Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Negeri 1 Bekri Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi, Jurusan Pendidikan MIPA Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Metro. Pembimbing: (1) Drs. Partono, M.Pd. (II) Dra. Hj. Sutrisni Andayani, M.Pd.

Kata Kunci: Collaborative Leaning, Ekspositori, Hasil Belajar, Matematika.
Guru sebagai salah satu pelaksana pendidikan dituntut dapat mengembangkan kemampuan siswa secara optimal baik dalam kreatifitas, kemandirian, tanggung jawab, dan dapat memecahkan berbagai masalah yang dihadapi melalui pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Adapun latar belakang masalah yang penulis temukan bahwa hasil belajar kelas VIII SMP Negeri 1 Bekri masih banyak yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM).
   Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar matematika yang pembelajarannya menggunakan metode Collaborative Learning dengan Ekspositori. (2) Untuk mengetahui manakah yang lebih tinggi antara rata-rata hasil  belajar matematika yang pembelajarannya menggunakan metode Collaborative Learning dengan Ekspositori.
   Hipotesis dari penelitian ini adalah: (1) Ada perbedaan rata-rata hasil belajar matematika yang pembelajarannya menggunakan metode Collaborative Learning dengan Ekspositori. (2) Rata-rata hasil belajar matematika yang pembelajarannya menggunakan metode Collaborative Learning dengan Ekspositori.
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bekri Tahun Pelajaran 2011/2012 dengan sampel siswa kelas VIIIb dan VIIIc yang masing-masing kelas berjumlah 40 siswa. Untuk penenentuan kelas sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah seperangkat tes berupa 5 soal essay dengan skor maksimal setiap jawaban benar 20. Adapun teknik analisis data dengan menggunakan  rumus t tes.
Dari pengujian hipotesis, untuk uji kesamaan dua rata-rata didapatkan t hit = 3,9858 > dari t daf = 2,00 (taraf signifikasi 5%) t daf = 2,66 (taraf signifikasi 1%) berarti tolak H0 dan terima H1 dan dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata hasil belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Collaborative Learning dengan rata-rata hasil belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Ekspositori. Untuk uji perbedaan dua rata-rata didapat t hit = 3,9858 >   t daf = 1,67 (taraf signifikasi 5%) dan dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Collaborative Learning lebih tinggi dari metode Ekspositori.

Artikel Terkait



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda. Mohon untuk tidak berkomentar yang bernada SPAM dan berbau p*rn*.

Cari Artikel

Memuat...

Archives