Kesulitan Belajar Siswa

Kesulitan Belajar Siswa - Setiap guru mendambakan para siswanya dapat belajar dengan baik. Namun kenyataannya tidaklah demikian. Sehingga guru mungkin pernah menemui atau mengalami beberapa siswa yang selalu membikin ulah, selalu mengacau, rendah diri, malas, lambat menghafal, ataupun membenci mata pelajaran IPA, Matematika, ataupun Bahasa Inggris.
Blassic dan Jones, sebagaimana dikutip oleh Wakitri dkk menyatakan bahwa kesulitan belajar adalah terdapatnya suatu jarak antara prestasi akademik yang diharapkan dengan prestasi akademik yang diperoleh.
Siti Mardiyanti dkk. menganggap kesulitan belajar sebagai suatu kondisi dalam proses belajar yang ditandai oleh adanya hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar
Kesulitan Belajar Siswa
GEJALA-GEJALA KESULITAN BELAJAR
      Hasil belajar yang dicapai rendah dibawah rata-rata kelompoknya.
      Hasil belajar yang dicapai sekarang lebih rendah dibanding sebelumnya.
      Hasil belajar yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang telah dilakukan.
      Lambat dalam melakukan tugas-tugas belajar.
      Menunjukkan sikap yang kurang wajar, misalnya masa bodoh dengan proses belajar dan pembelajaran, mendapat nilai kurang tidak menyesal, dst.
      Menunjukkan perilaku yang menyimpang dari norma, misalnya membolos, pulang sebelum waktunya, dst.
      Menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar, misalnya mudah tersinggung, suka menyendiri, bertindak agresif, dst.
PENYEBAB KESULITAN BELAJAR
1.      FAKTOR INTERNAL
a.      Faktor kejiwaan
1.      minat terhadap mata pelajaran kurang;
2.      motif belajar rendah;
3.      rasa percaya diri kurang;
4.      disiplin pribadi rendah;
5.      sering meremehkan persoalan;
6.      sering mengalami konflik psikis;
7.      integritas kepribadian lemah
b. Faktor jasmani
1.      keadaan fisik lemah (mudah terserang penyakit);
2.      adanya penyakit yang sulit atau tidak dapat disembuhkan;
3.      adanya gangguan pada fungsi indera;
4.      kelelahan secara fisik.
2. FAKTOR EKSTERNAL
a. Faktor instrumental
1. Kemampuan profesional dan kepribadian guru yang tidak memadai;
2. Kurikulum yang terlalu berat bagi siswa;
3. Program belajar dan pembelajaran yang tidak tersusun dengan baik;
4. Fasilitas belajar dan pembelajaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
b. Faktor Lingkungan
1.    Disintegrasi atau disharmonisasi keluarga;
2.    Lingkungan sosial sekolah yang tidak kondusif;
3.    Teman-teman bergaul yang tidak baik;
4.    Lokasi yang tidak atau kurang cocok untuk pendidikan

Artikel Terkait



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda. Mohon untuk tidak berkomentar yang bernada SPAM dan berbau p*rn*.

Cari Artikel

Memuat...

Archives